Kelahiran dd tisha

dd tisha umur 30 menitDd tisha dilahirkan pada hari sabtu tanggal 28 agustus 2010 jam 23.00 di rumah sakit bersalin mutiara bunda. Mm tisha melahirkan dd tisha ditemani uti wis (mm dari mm tisha) saja. Kebetulan saat itu keluarga besar mm tisha (dari mulai pakde, budhe, om, tante, dan sepupu-sepupu) sedang menghadiri pernikahan saudara di denpasar bali. Sedangkan pp tisha secepatnya on the way menuju ke malang dari singapura namun tidak bisa lekas sampai ke malang karena tidak mendapatkan tiket pesawat jakarta-surabaya / jakarta-malang di bandara sukarno hatta. Pp tisha baru sampai malang keesokan pagi nya menumpang pesawat sriwijaya air jakarta-malang.

Kronologis cerita kelahirannya :

sabtu pagi,, mm tisha melihat flek (darah cokelat) di celana dalam. Namun mm tisha tidak cerita ke uti wis karena mm tisha berpikiran kalau sudah ada lendir darah baru cerita ke uti wis. Mm tisha ndak mau lama-lama di rumah sakit.

sabtu siang,, kontraksi mulai terasa. Mm tisha hitung 10 menit sekali kontraksi terjadi. Mm tisha juga tidak cerita ke uti wis karena dari buku-buku yang mm tisha baca jika kontraksi 5 menit sekali dan semakin sering maka persalinan sudah mendekati. Sebenarnya pada saat ini mm tisha sudah tidak tahan sakitnya. Di buat duduk sakit, di buat tidur juga sakit. Namun berbekal hypnobirthing dan senam hamil yang cuma mm tisha ikutin 2 kali,, mm tisha praktekan sugesti diri sendiri dan teknik pernafasan. Pada jam-jam ini,, mm tisha berasa ingin pipis atau beol namun ketika di kamar mandi tidak pipis atau beol.

sabtu sore,, ketika mau pipis, mm tisha lihat ada lendir bercampur darah keluar dari vagina. Mm tisha kemudian cerita ke uti wis dan kami segera pergi ke rumah sakit bersalin mutiara bunda untuk periksa.

jam 16.00 kami sampai di rumah sakit bersalin mutiara bunda dan mm tisha di periksa dalam oleh bidan yang berjaga. Ternyata mm tisha sudah pembukaan 3 menuju 4. Mm tisha tidak diperbolehkan pulang dan harus menginap di kamar bersalin karena sudah mendekati proses kelahiran.

jam 20.00 dokter prita, dokter yang menangani persalinan mm tisha datang dan memeriksa dalam. Mm tisha masih pembukaan 5. Kemudian bidan menghitung laju kontraksi mm tisha dan ternyata laju nya tidak semakin cepat kemudian dokter prita memberikan suntikan drip untuk mempercepat laju kontraksi. Namun sebelumnya dokter prita sudah mempunyai rekam medis kehamilan mm tisha bahwa dd tisha tidak terlilit tali pusar dan plasenta tidak menutupi jalan lahir sehingga dokter prita berani memberikan suntikan drip.

jam 22.00 kontraksi semakin menjadi. Mm tisha berasa ingin mengejan tapi oleh bidan-bidan yang menjaga tidak diperbolehkan karena belum waktunya melahirkan. Untuk mengurangi rasa sakit mm tisha praktekan teknik pernafasan yang diperoleh saat senam hamil dan hypnobirthing.

jam 22.30 mm tisha dikelilingi 4 bidan dan dokter prita. Kata mereka ini saat nya melahirkan. Kaki mm tisha di angkat sampai dengkul menempel di perut dan diberi aba-aba mengejan ketika kontraksi datang. Beberapa kali mencoba kepala dd tisha tidak keluar-keluar cuma timbul tenggelam. Bidan-bidan menyemangati dengan bercanda dan berkata ” itu lho kepala nya dah kelihatan, wah rambutnya keriting,, ayo segera”. Mm tisha hampir menyerah dan berkata “capek dokter.. sudah ndak bisa (maksudnya,, kemampuan mm tisha cuma sampai disini)”. Dokter prita menyemangati ” lho kalo bukan kamu yang mengeluarkan, dikeluarkan sapa hayo. Ayo mengejan lagi. Jangan di tahan di leher ngejan nya. Mengejan seperti mau buang air besar. Detak jantungnya masih ada nih. kalo tidak lekas dikeluarkan kasihan dd nya”.

jam 23.00 Teringat kalimat kasihan dd nya,, akhirnya dengan 3 kali mengejan, dd tisha keluar. Alhamdulilah berkali-kali kata yang terucap dari bibir mm tisha. dd tisha kemudian di bersihkan dan di bedong kemudian di taruh di dada untuk mengenyut puting susu mm tisha. Setelah itu salah satu bidan mengadzani nya karena uti wis saking paniknya lupa susunan urutan kalimat adzan. Sedangkan uti ina dan akung hari (ibu dan ayahnya pp tisha) saat itu berpamitan pulang ke rumah sebentar untuk sholat.

jam 23.30 uti wis dan uti ina bergantian mengendong dan kemudian dd tisha di bawa ke ruang bayi. kemudian uti ina dan akung hari pulang ke rumah, uti wis tidur di kamar mm tisha, dan mm tisha tidur di kamar bersalin sampai keesokan paginya baru di antar ke kamar.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s